Terpopuler:

Cara Kerja Printer Barcode Dan Printer Thermal

28 November 2019 - Kategori Blog

Cara Kerja Printer Barcode Dan Printer Thermal

Disini kami membahas tentang bagaimana Cara Kerja Printer Barcode Dan Printer Thermal

 

Deskripsi

Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang cara kerja printer barcode tanpa basabasi lagi yuuuk kita simak artikelnya. Barcode printer adalah jenis printer dengan kategori berdasarkan kegunaannya, yaitu untuk mencetak label barcode.

Barcode printer pada umumnya adalah printer dengan teknologi thermal atau pemanasan. Barcode printer mencetak di kertas atau bahan lain dengan memanaskan bahan atau kertas tadi sehingga menjadi gosong (baca: terbakar). Apabila anda pernah menggunakan mesin ATM bank, maka sistem pencetakan label barcode juga sama seperti itu. Tulisan yang tercetak pada kertas ATM bank terbentuk dari pemanasan. (Catatan: Ada beberapa ATM kuno yang belum menggunakan teknologi thermal. Anda bisa mengenalinya demikian: pada saat mencetak struk, jika ATM mengeluarkan suara berderik kasar, maka mesin ATM tersebut belum menggunakan teknologi thermal). Jika anda ingin mengetahui cara kerja pemanasan tadi, cobalah meletakkan api dari korek api kira-kita 5cm dibawah kertas struk ATM. Maka kertas tadi akan cepat menjadi hitam. (Tentunya kertas biasa pun lama-lama akan menjadi hitam, namun reaksinya tidak secepat kertas thermal).

Printer barcode DIRECT THERMAL

adalah printer dengan teknologi DIRECT THERMAL. Yaitu kertas atau bahan dipanaskan langsung oleh thermal head (bagian pemanas) dari printer. Kelemahan jenis direct thermal ini adalah bahwa hasil cetak mudah pudar atau rusak, karena terpengaruh suhu.

Printer Barcode THERMAL TRANSFER

Cara kerja kedua disebut dengan THERMAL TRANSFER. Teknologi ini juga digunakan oleh alat cetak atau printer foto profesional. Intinya pada printer ini selain menggunakan kertas, juga menggunakan media yang disebut RIBBON. Ribbon inilah yang dipanaskan, sehingga warna dari ribbon akan lengket (transfer) ke kertas atau media. Hasil cetaknya jelas sudah tidak terpengaruh suhu, karena prinsipnya adalah pelengketan dengan panas.

Kalau anda masih bingung cara kerjanya, ini sangat mirip dengan stiker tempel yang dulu pernah terkenal dengan merek RUGOS. Bedanya kalau pada rugos, pemindahan ribbon (tulisan di Rugos) ke kertas adalah dengan penggosokan; kalau pada thermal transfer adalah dengan pemanasan.

Yang membedakan printer barcode dengan printer biasa juga adalah jenis packing kertas. Kalau printer pada umumnya menggunakan sistem lembaran (flat paper), printer barcode memakai sistem roll paper. Mungkin anda bertanya mengapa dengan roll paper? Misalnya jika anda hanya ingin mencetak 5 buah label barcode dengan ukuran stiker 2cm x 3cm, bayangkan jika anda memakai sistem paper A4. Akan banyak sekali kertas yang dibuang.

Saat ini sudah ada software FastBarcode yang bisa mencetak pada baris dan kolom tertentu pada kertas flat paper, sehingga tidak akan ada kertas yang terbuang. Saat ini harga printer barcode sudah semakin murah. Dan ada beberapa merek dengan harga terjangkau dan kami rekomendasikan seperti produk dari Taiwan SemiConductor atau TSC dan Postek.

Jika barcode printer adalah pilihan anda, maka anda harus mengetahui satu hal yang disebut dengan media type sensor. Sebelumnya anda harus tahu dulu bentuk dari barcode paper roll. Bayangkan sebuah gulungan kertas yang terdiri dari stiker label. Label ini nantinya akan dikelupas untuk ditempelkan pada produk anda. Antara label pada baris pertama dengan baris berikutnya dipisahkan oleh sebuah jarak atau disebut GAP. Setiap kali mencetak, printer barcode juga akan menembakan sinar dari arah atas ke arah bawah, yaitu melalui kertas . Jika yang ditembak adalah pada bagian kertas, maka sinar tidak akan menembus sensor bagian bawah. Namun jika yang ditembak adalah bagian GAP yang berupa kertas pelapis yang tipis, maka sensor bagian bawah akan menangkap sinar tersebut dan memberitahukan pada printer, bahwa setelah ini adalah proses pencetakan label berikutnya. Sistem ini disebut dengan penyinaran transmisi atau lazim disebut sensor TRANSMITIVE.

Sensor jenis kedua yang lazim digunakan disebut dengan REFLECTIVE. Kalau pada transmitive, memerlukan kertas dengan GAP, pada reflective tidak memerlukan GAP. Sebagai gantinya bagian belakang kertas Roll ditandai dengan blok warna hitam (disebut BLACK MARK). Kali ini cahaya dari arah bawah ditembakkan ke bagian belakang kertas. Jika mengenai warna hitam, cahaya akan terserap dan sensor akan mengenali bahwa itu tanda untuk mencetak pada baris atau label berikutnya.

Seiring perkembangan zaman dan tekhnologi sekarang ini, printer berkembang menjadi lebih banyak jenisnya dalam dunia percetakan. Salah satunya yaitu Thermal Printer.Thermal printer sangat berbeda dan berbeda dari printer inkjet normal atau bahkan printer laser. Printer ini diperkenalkan pada 1970-an, periode antara diperkenalkannya printer laser dan inkjet printer ke seluruh dunia. Sama seperti namanya, thermal printer menggunakan panas untuk mencetak di atas kertas, bukan kartrid tinta yang biasa digunakan oleh printer jenis lainnya. Ia juga memiliki proses pencetakan yang menarik yang berbeda dari printer biasa. Proses ini adalah salah satu yang digunakan oleh mesin seperti faks, label printer, mesin ultrasound dan mesin bar code.

Cara kerja Printer Thermal

 

Cara Kerja Printer Barcode Dan Printer Thermal

Thermal printer mengandung empat komponen utama. Kepala bagian thermal yang menghasilkan panas, sedangkan rol karet yang disebut feed kertas rol mesin tulis  itu. Printer ini juga memiliki musim semi, yang memberikan tekanan pada kepala panas, yang kemudian membuatnya bersentuhan dengan kertas sensitif panas (atau termo-sensitif). Mereka juga memiliki papan pengontrol, yang menangani dan mekanisme kontrol. model lebih baru dari thermal printer menggunakan Printer Ribbon Cartridge, bukan cartridge printer normal tinta untuk mencetak. thermal printer yang lebih tua memerlukan kertas sensitif panas atau termal. Ini dimasukkan ke dalam mesin (antara kepala dan pelat yang panas). Jika diaktifkan, printer mengirimkan sebuah arus listrik, yang menyebabkan printer untuk menghasilkan panas dalam pola preset. Panas thermal printer ini akan mengaktifkan lapisan panas-sensitif dari kertas ketika kertas didorong oleh rol mesin tulis dan pola warna (biasanya, hitam) muncul sebagai jawaban.

Ada thermal printer baru sekarang yang dilakukan melalui proses pencetakan yang berbeda. Model-model yang lebih baru menggunakan kartrid pita (bukan kartrid tinta printer). Kartrid pita mengandung tinta printer yang terbuat dari lilin atau resin atau bahkan kombinasi kedua bahan. Jenis tinta meleleh, ketika diaktifkan oleh panas, untuk membentuk teks atau gambar di atas kertas. Jenis tinta juga bisa menghasilkan gambar berwarna dengan menggunakan panel CMYK CMY atau berwarna.

Thermal printer digunakan untuk tujuan yang berbeda dan dengan berbagai cara. Mereka kadang-kadang bahkan lebih ekonomis dari printer yang menggunakan printer tinta kartrid, karena sebagian besar printer hanya perlu kertas sensitif panas untuk mencetak. Kartrid pita yang digunakan oleh printer termal yang lebih baru juga lebih terjangkau dari kartrid tinta biasa. Printer ini biasanya ditemukan dalam register kas, voucher printer, mesin fax, dan bahkan mesin ultrasound.

Tapi meskipun printer ini mungkin kurang mahal daripada rekan-rekan mereka yang lain, satu kelemahan adalah bahwa cetakan mereka cenderung memudar dari waktu ke waktu. Ini adalah alasan mengapa penerimaan penting atau dokumen dicetak dengan menggunakan printer termal boleh discan atau difotokopi untuk anak cucu. Printout ini juga printer kualitas rendah daripada yang dari inkjet dan printer laser. Thermal printer masih memiliki jalan panjang sebelum mereka menjadi sebanding dengan kualitas cetak printer inkjet atau laser, tetapi mereka cukup praktis untuk digunakan bagi sebagian besar bisnis dan aplikasi komersial.

demikian artikel Cara Kerja Printer Barcode Dan Printer Thermal, semoga bermanfaat

Memang tampaknya cukup rumit. Namun setelah anda membeli sebuah barcode printer dan memperaktekannya, akan menjadi dimengerti dan jelas semuanya. Demikian artikel kali ini Cara Kerja Printer Barcode semoga bermanfaat untuk anda.

Kunjungi juga Website kami, Link nya ada di bawah

>>>> Klik Disini <<<<

Contact Us: 

Perangkat Kasir

Alamat : Ruko Smart Market Telaga Mas Blok E07 Duta Harapan,
Jl. Lingkar Utara, Bekasi Utara, Bekasi 17123 Telp. (021)8838 2929

Endang

Telp/SMS/WA: 081259417200

, , ,

 
Chat via Whatsapp